Cara ROMLI VOICE mengumpulkan, memverifikasi, dan menghitung aspirasi.
Methodology Version: ROMLI-METH-1.0 · Calculation Version: ROMLI-CALC-1.0
Untuk menjaga integritas data, satu alamat email yang telah diverifikasi hanya dapat menyelesaikan satu partisipasi dalam satu campaign.
Verifikasi email bukan verifikasi identitas kependudukan dan tidak menjamin bahwa satu manusia hanya menggunakan satu alamat email.
Warga mengisi polling, penilaian kepemimpinan, prioritas, dan aspirasi.
Verifikasi OTP sekali. Satu email terverifikasi = satu partisipasi per campaign.
Sistem memvalidasi kelengkapan, format, dan keunikan jawaban.
Hanya respons tervalidasi & eligible masuk agregat; duplikat & diblokir dikecualikan.
Agregat dihitung server-side dengan engine kanonik (ROMLI-CALC-1.0).
Hasil dikunci menjadi snapshot immutable dengan data_hash sebelum dipublikasi.
Leadership Index merupakan indeks komposit berdasarkan kriteria kepemimpinan dan bobot metodologi ROMLI.
Setiap kriteria memiliki bobot (total 100%), skor rata-rata responden (1–5), dan kontribusi terhadap indeks. Denominator (jumlah responden per kriteria) ditampilkan transparan pada hasil.
ROMLI ditujukan bagi warga Nahdliyyin yang hadir atau mengikuti dinamika Muktamar namun tidak memiliki hak suara formal. Partisipasi bersifat sukarela dan anonim. ROMLI tidak melakukan verifikasi status keanggotaan organisasi — identitas sebagai Nahdliyyin tidak diverifikasi secara objektif oleh platform.
Verifikasi email melalui OTP satu kali. Satu email terverifikasi hanya boleh menyelesaikan satu partisipasi per campaign. OTP berlaku 5 menit dengan batas percobaan dan cooldown eksponensial.
Sistem mencegah partisipasi ganda. Jika mencoba submit kedua kali, sistem menolak dan mempertahankan jawaban pertama yang sudah tercatat. Verifikasi email bukan verifikasi identitas kependudukan dan tidak menjamin bahwa satu manusia hanya menggunakan satu alamat email. ROMLI tidak mengklaim 'one human one vote'.
Setiap campaign memiliki waktu mulai, berakhir, dan jadwal rilis hasil. Selama aktif, publik hanya melihat jumlah partisipan dan cakupan — bukan ranking — untuk mengurangi pengaruh bandwagon.
Polling Syuriyah & Tanfidziyah (pilih tokoh, belum menentukan, atau tidak ingin menjawab), penilaian kriteria kepemimpinan (skala 1–5), 3 prioritas NU, dan aspirasi terbuka opsional.
Hasil dihitung dari respons tervalidasi & eligible. Leadership Index = jumlah (rata-rata skor × bobot kriteria) dinormalisasi ke skala 0–100. Bobot kriteria total 100%.
ROMLI menggunakan partisipasi sukarela (self-selected participation), bukan probability sampling. Karena responden memilih sendiri untuk berpartisipasi, hasil tidak otomatis dapat digeneralisasikan kepada seluruh populasi Nahdliyyin.
Karena partisipasi bersifat sukarela, terdapat kemungkinan self-selection bias. Orang yang memilih mengikuti ROMLI dapat memiliki karakteristik atau preferensi berbeda dari mereka yang tidak berpartisipasi. ROMLI tidak menggunakan confidence interval populasi; ketidakpastian hanya dilaporkan sebagai descriptive uncertainty sample.
Response yang gagal memenuhi validasi atau berstatus tidak eligible tidak digunakan dalam kalkulasi hasil publik. Kategori eksklusi (validation failure, incomplete, blocked/risk, expired) dilaporkan secara agregat dengan ambang privasi untuk mencegah re-identifikasi.
Respons tidak lengkap, duplikat, diblokir, atau di luar periode campaign dikecualikan dari agregat final.
Sistem mencatat sinyal risiko (kecepatan permintaan, pola OTP, duplikasi) sebagai skor risiko. Satu sinyal teknis bukan bukti kecurangan; respons ditandai 'needs review' dan dapat ditinjau sebelum masuk agregat publik.
Identitas (email) dan jawaban dipisah. Jawaban dihubungkan hanya via token anonim. Tidak ada pemetaan identitas–respons yang dipublikasikan.
ROMLI VOICE bukan probability-based scientific survey kecuali secara khusus dirancang dengan sampling metodologi yang memenuhi persyaratan. Hasil tidak otomatis mewakili seluruh warga NU. Verifikasi email tidak setara dengan verifikasi identitas kependudukan.
ROMLI VOICE adalah platform aspirasi independen warga Nahdliyyin. Hasil ini bukan hasil pemungutan suara resmi Muktamar NU dan tidak memiliki kekuatan hukum atau organisatoris sebagai keputusan Muktamar.
Hasil merepresentasikan peserta yang berpartisipasi melalui platform ini, bukan seluruh warga Nahdliyyin.