Hasil

Aspirasi Digital Warga Nahdliyyin

Live Data — InternalMethodology ROMLI-METH-1.0 · Calculation ROMLI-CALC-1.0Eksplor Data
192
Partisipan terverifikasi
180
Partisipasi selesai

POPULASI VS SAMPEL

Target Population

Warga Nahdliyyin yang mengikuti dinamika Muktamar dan memilih berpartisipasi dalam ROMLI.

Observed Respondents

180 partisipasi selesai dan tervalidasi.

METODE SAMPLING

ROMLI menggunakan partisipasi sukarela (self-selected participation), bukan probability sampling.

Karena responden memilih sendiri untuk berpartisipasi, hasil ROMLI tidak secara otomatis dapat digeneralisasikan kepada seluruh populasi Nahdliyyin.

CAUTION: REPRESENTATION

Hasil ROMLI menggambarkan preferensi peserta ROMLI yang memenuhi kriteria partisipasi, bukan estimasi statistik terhadap seluruh warga Nahdliyyin.

Cakupan Wilayah
Jawa TimurJawa TengahJawa BaratDKI JakartaKalimantan UtaraRiauLampungSumatera UtaraKepulauan Bangka BelitungAcehSulawesi SelatanBantenKalimantan TengahJambiKalimantan BaratGorontaloDI YogyakartaPapua BaratSumatera BaratSulawesi TenggaraPCINU TiongkokPapua SelatanMalukuPCINU JepangPCINU AustraliaKalimantan SelatanBengkuluNusa Tenggara TimurPapua PegununganMaluku UtaraKalimantan TimurBaliSulawesi TengahPCINU MesirNusa Tenggara BaratPCINU Arab Saudi

Daftar wilayah partisipan. Jumlah responden per wilayah disembunyikan untuk menjaga privasi dan menghindari interpretasi berlebihan.

KONTEKS RANKING
n (valid responses): 180
Methodology: ROMLI-METH-1.0
Calculation: ROMLI-CALC-1.0
Published: —
Sampling: Self-selected

Ranking ini menggambarkan urutan skor di antara responden ROMLI.

Polling Syuriyah

Siapa figur yang Anda pilih sebagai Rais Aam Syuriah PBNU periode mendatang?

Total respon valid: 180

Kiai Said AqilKH.Said AqilSiradjGus MusKiai MarzukiMustamarKiai MiftachulAkhyarTidak inginmenjawabKH.SaidAqilSiradjKiai Ma'ruf AminKiai AfifuddinMuhajirK.H. AfifuddinMuhajirKH. Ma'ruf Amin
Polling Tanfidziyah

Siapa figur yang Anda pilih sebagai Ketua Umum (Tanfidziyah) PBNU periode mendatang?

Total respon valid: 180

Gus YusufGus KikinGus YahyaGus RozinKiai ZulfaProf. NasaruddinGus BahaGus SalamKH Hasib AbdulWahabKH. Dr. MarsudiSyuhudGus HasibGus HasibWahabGus UlilMasdar FaridBelummenentukan

ROMLI Leadership Index

Leadership Index merupakan indeks komposit berdasarkan kriteria kepemimpinan dan bobot metodologi ROMLI. Indeks dihitung dari rata-rata skor kriteria (skala 1–5) dikalikan bobot masing-masing, dinormalisasi ke skala 0–100.

Leadership Index = Σ (Average Criterion Score × Weight) × 20  ·  Range 0–100
88.7/ 100
Integritas & Akhlak180 resp.
Weight 25%Avg 4.79Contribution 23.9
Kapasitas Keilmuan & Keulamaan180 resp.
Weight 20%Avg 4.34Contribution 17.4
Kepemimpinan Organisasi180 resp.
Weight 20%Avg 4.25Contribution 17.0
Visi & Arah Pergerakan NU180 resp.
Weight 20%Avg 4.28Contribution 17.1
Kemandirian dari Politik Kekuasaan180 resp.
Weight 15%Avg 4.40Contribution 13.2
Total bobot kriteria: 100%

Prioritas NU Ke Depan

Jumlah responden yang memilih prioritas ini

Penguatanmarwah NU seb…Pemberdayaanekonomi wa…Advokasikebijakan publ…Reformasi tatakelola &…Perlindunganpesantren …Independensipolitik NUTransformasidigital & …

Aspirasi Warga

7 aspirasi disetujui · tanpa identitas

"Lembaga bahtsul masail perlu dihidupkan kembali sebagai rujukan kefatwaan yang independen."
"Ekonomi warga Nahdliyin di desa masih tertinggal, perlu penguatan BMT dan koperasi NU."
"Saya berharap kepemimpinan baru lebih transparan dalam tata kelola keuangan organisasi."
"Independensi PBNU dari kekuasaan adalah harga mati; jangan terulang kompromi yang merugikan marwah."
"Kaderisasi muda perlu pendekatan digital tanpa kehilangan substansi keilmuan klasik."
"Perlindungan pesantren dari komodifikasi dan keterlibatan politik praktis harus diperkuat."
"NU harus kembali menjadi pelopor kekuatan moral, bukan sekadar mesin politik."

Infografik Hasil

Bagikan ringkasan visual hasil ROMLI ke WhatsApp, status, atau media sosial.

ROMLI
ROMLI VOICE
Aspirasi Digital Nahdliyyin
180
Partisipan
89
Leadership
Kiai Said
Tokoh Teratas
Figur Paling Dipilih
Syuriyah46.7%
Kiai Said Aqil
Tanfidziyah33.3%
Gus Yusuf
3 Prioritas Teratas
1Penguatan marwah NU sebagai kekuatan moral
2Pemberdayaan ekonomi warga Nahdliyin
3Advokasi kebijakan publik pro-rakyat
ROMLI-METH-1.0·Self-selected sample
Hasil aspirasi responden, bukan hasil resmi organisasi.

TRANSPARANSI EKSKLUSI

Valid Responses
180
Excluded
30

Response yang gagal memenuhi validasi atau berstatus tidak eligible tidak digunakan dalam kalkulasi hasil publik. Kategori dengan count kecil ditampilkan dengan ambang privasi.

Validation failure18
Incomplete12
Blocked / risk<5
Expired0

BAGAIMANA HASIL DIHASILKAN

  1. 1Partisipasi
  2. 2Verifikasi Email
  3. 3Validasi Respons
  4. 4Filter Eligibilitas
  5. 5Agregasi Server-Side
  6. 6Snapshot Immutable
  7. 7Tinjauan (Four-Eyes)
  8. 8Publikasi

BISA DIPERCAYA?

ROMLI dirancang agar proses pengumpulan dan publikasi hasil dapat diaudit. Namun transparansi proses tidak sama dengan klaim bahwa responden ROMLI mewakili seluruh Nahdliyyin.

Apa yang kami jaga
  • ✓ Pencegahan duplikat
  • ✓ Pemisahan identitas
  • ✓ Audit trail
  • ✓ Snapshot immutable
  • ✓ Versioning metodologi
Apa yang tidak dapat kami jamin
  • ✗ Satu manusia = satu email
  • ✗ Cakupan populasi lengkap
  • ✗ Tidak ada self-selection bias
  • ✗ Representasi resmi organisasi

INTEGRITAS PROSES

  • Methodology disclosed
  • Sampling disclosed
  • Eligibility disclosed
  • Calculation versioned
  • Snapshot immutable
  • Publication audited
  • Privacy threshold enforced
PROCESS TRANSPARENCY: INCOMPLETE

Transparansi proses bukan klaim bahwa hasil secara statistik valid untuk seluruh populasi.

ROMLI VOICE adalah platform aspirasi independen warga Nahdliyyin. Hasil ini bukan hasil pemungutan suara resmi Muktamar NU dan tidak memiliki kekuatan hukum atau organisatoris sebagai keputusan Muktamar.

Hasil merepresentasikan peserta yang berpartisipasi melalui platform ini, bukan seluruh warga Nahdliyyin.

Hasil merepresentasikan preferensi responden yang berpartisipasi melalui platform ini, bukan seluruh warga Nahdliyyin. Figure dengan skor tertinggi dalam survei ditampilkan sebagai hasil aspirasi, bukan sebagai pemenang atau tokoh terpilih. Persentase dihitung dari respon valid; "Belum menentukan" dan "Tidak ingin menjawab" ditampilkan terpisah.